| Name: | Ardy Nurhadi Shufi |
|---|---|
| City: | Bandung |
| Country: | Indonesia |
| Membership: | Adult Member |
| Sport: | Football/Soccer |

See the guidance at the top of this page to understand why you are not seeing interactive Football/Soccer images.
CATATAN PEMBAGIAN GRUP (RULE 3)
Format: 18 Pemain dibagi menjadi 3 jalur paralel (6 pemain per jalur).
Rotasi: Setelah mencapai Hurdle terakhir, pemain kembali ke Marker awal dengan jogging sangat lambat melalui sisi luar untuk mengatur napas.
Fase 2: Ball Feeling & Reaction (5 Menit)
Integrasi bola dengan peningkatan intensitas.
Start (Marker Biru): Pemain mulai dengan bola di kaki, melakukan inside-inside (mengoper bola antar kaki kiri-kanan) sebanyak 10 kali.
Zona 1 (5 Cone Merah): Dribbling rapat menggunakan sol sepatu (sole control) melewati sela-sela cone.
Zona 2 (3 Agility Stick): Melakukan gerakan tipu (body feint) di setiap stick seolah melewati lawan.
Zona 3 (3 Mini Hurdle): Bola ditinggalkan atau dioper ke rekan di depan, lalu pemain melakukan lari angkat lutut (high knees) melewati hurdle.

See the guidance at the top of this page to understand why you are not seeing interactive Football/Soccer images.
SESI: PASSING & RECEIVING ACTIVATION (MODULAR SYSTEM)
Variasi 1: Double Combination & Wall Pass (10 Menit)
Fokus pada pergerakan tanpa bola untuk menciptakan ruang sebelum menerima umpan.
A ke B: Pemain A bersiap mengoper, sementara Pemain B melakukan check-run menjauh dari mannequin untuk menciptakan ruang tembak.
B ke C: B menerima bola dengan first touch yang terarah, lalu langsung melepas passing ke C.
The Wall Pass: C melakukan wall pass kembali ke B. Segera setelah itu, B mendekat untuk melakukan kombinasi one-two terakhir dengan C.
Finis: Pemain C melakukan dribbling cepat kembali ke titik awal (mengikuti garis abu-abu bergelombang).
Variasi 2: Third-Man Rotation & Circular Run (10 Menit)
Melatih pemain tengah (B) untuk tetap aktif bergerak setelah melepas bola.
A ke B ke A: A oper ke B, lalu B melakukan check-run menjauh dari mannequin dan langsung melakukan wall pass balik ke A.
Switching to C: A kemudian memberikan umpan panjang/datar langsung ke C.
Mannequin Rotation: Sambil bola bergerak ke C, Pemain B berlari mengelilingi mannequin untuk muncul di sisi buta lawan.
Combination: B menerima umpan dari C, melakukan one-two cepat dengan C.
Finis: C melakukan dribbling pemulihan ke antrean.
Variasi 3: Decoy Movement & Split Pass (10 Menit)
Variasi paling kompleks yang mensimulasikan umpan terobosan (through pass) dan gerakan tipu.
The Decoy: Pemain B melakukan gerakan tipu (decoy) mendekat ke mannequin seolah akan menerima bola pendek, namun membiarkan bola lewat atau memantulkannya sedikit.
The Split Pass: Pemain B kemudian melepas umpan di antara dua base stick (simulasi through pass membelah bek).
A to C Connection: Pemain A bergerak cepat menerima bola terobosan tersebut, lalu mengoper ke C.
Circular Finishing: Sementara itu, B memutari mannequin untuk menerima umpan dari C, diakhiri dengan kombinasi one-two antara C dan B.
Finis: C melakukan dribbling kembali ke posisi start.
COACHING POINTS

See the guidance at the top of this page to understand why you are not seeing interactive Football/Soccer images.
VARIASI LATIHAN: PASSING, THROUGH PASS, & SHOOTING
Variasi 1: The Direct Through Ball (12 menit)
Alur: Pemain A melakukan passing ke B, dan B melakukan wall pass kembali ke A.
Penetrasi: A segera melepaskan through pass datar menuju C.
Penyelesaian: C melakukan kontrol bola yang terarah, lalu melakukan shooting dengan target gawang, pastikan bola tidak mengenai mannequin yang menghalangi jalur tembak.
Variasi 2: The Lateral Rotation & Dribble Finish (12 menit)
Pergerakan: C bergerak melebar ke luar untuk membuka ruang, lalu A memberikan passing ke arah C.
Rotasi: Sementara itu, B lari memutari mannequin tengah. C mengoper bola kepada B yang baru muncul dari balik mannequin.
Penyelesaian: B menerima bola, melakukan dribbling cepat melewati celah di antara base stick, mendekati mannequin di depan kotak penalti, dan melakukan shooting.
Variasi 3: Wing Play & Cut-Back Finish (12 menit)
Pergerakan Sayap: B bergerak menjauhi mannequin dan melebar ke area sayap. A memberikan umpan ke B, dan B melakukan first touch langsung untuk mengoper ke C.
Kombinasi: A segera berlari masuk ke depan kotak penalti. C melakukan dribbling mendekati mannequin di dalam kotak, namun bukannya menembak, ia memberikan passing ke A.
Penyelesaian: A melakukan shooting sekali sentuh.
COACHING POINTS

See the guidance at the top of this page to understand why you are not seeing interactive Football/Soccer images.
FASE 1: SHADOW GAME (10 MENIT)
Fokus pada pemahaman ruang dan eksekusi pola tanpa tekanan lawan.
Rule: "The Entry Passport"Untuk bisa mencetak gol, tim penyerang wajib melakukan salah satu dari dua skenario ini sebelum menembak:
Through Pass: Melepaskan operan terobosan di antara celah Agility Stick yang diletakkan di area final third.
Mannequin Wall Pass: Melakukan kombinasi satu-dua (one-two) dengan rekan setim tepat di depan mannequin sebelum masuk ke kotak penalti.
Rule: "Shadow Defense"Tim B dilarang merebut bola, namun harus menutup jalur operan. Jika bola keluar atau operan meleset (misal mengenai stick atau mannequin), penguasaan bola berpindah.
Point System:
Gol setelah Through Pass bersih: 2 Poin.
Gol setelah Wall Pass di depan Mannequin: 3 Poin (karena tingkat kesulitan lebih tinggi untuk pemula).
FASE 2: PROGRESSIVE FULL GAME (20 MENIT)
Sekarang, Tim B diperbolehkan merebut bola secara aktif, namun aturan "Entry Passport" tetap berlaku agar pemain tidak asal menendang bola ke depan.
Rule: "Bonus Zone"Tim yang berhasil melakukan wall pass mengitari mannequin di area tengah mendapatkan "kekebalan" dari tekel selama 3 detik untuk memberikan waktu bagi pemain beginner berpikir dan melihat opsi through pass.
Rule: "Weak Foot Incentive"Seperti rencana sebelumnya, gol yang diawali dengan through pass menggunakan kaki non-dominan dihitung sebagai Double Goal.
Neutral Zone: Area di antara mannequin dan gawang menjadi "Zona Eksekusi". Pemain hanya boleh menembak jika sudah berhasil menembus zona ini melalui metode yang ditentukan.
COACHING POINTS
© Copyright 2026 Sport Session Planner Ltd.
Animation Controls (PCs, Macs, Laptops):
Play animation
Play step-by-step
Repeat (toggle)
Full Screen
Pause
Stop
Back/Forward: Drag timeline button
Warming Up tanpa bola (10 mins)
CATATAN PEMBAGIAN GRUP (RULE 3)
Format: 18 Pemain dibagi menjadi 3 jalur paralel (6 pemain per jalur).
Rotasi: Setelah mencapai Hurdle terakhir, pemain kembali ke Marker awal dengan jogging sangat lambat melalui sisi luar untuk mengatur napas.
Warm Up FASE 1: MOTORIC ACTIVATION (TANPA BOLA) - 7 Menit
Variasi A: Linear & Power (Fokus: Kekuatan Ledak)
Start (Pemain Biru): Lari akselerasi pendek menuju cone pertama.
Zona 1 (5 Cone Merah): Lari Maju-Mundur. Pemain lari maju ke cone ke-2, mundur ke cone ke-1, lari maju ke cone ke-3, mundur ke cone ke-2, dan seterusnya hingga cone terakhir.
Zona 2 (3 Agility Stick): Lari zig-zag dengan langkah pendek (choppy steps).
Zona 3 (3 Mini Hurdle): Lompat Satu Kaki. Lompat melewati 3 hurdle menggunakan kaki kanan (putaran berikutnya ganti kaki kiri) untuk melatih stabilitas engkel.
Variasi B: Lateral & Balance (Fokus: Kelincahan Samping)
Start (Pemain Biru): Gerakan sidestep (menyamping) menuju zona cone.
Zona 1 (5 Cone Merah): In-and-Out. Pemain lari menyamping (lateral) masuk ke sela-sela cone dan keluar kembali secara cepat tanpa menyentuh marker.
Zona 2 (3 Agility Stick): Gerakan memutar 360 derajat di setiap stick sebelum lanjut ke stick berikutnya untuk melatih keseimbangan setelah pusing (dizziness training).
Zona 3 (3 Mini Hurdle): Lateral Hop. Lompat menyamping melewati hurdle dengan dua kaki rapat.
Variasi C: Reaction & Sprint (Fokus: Kecepatan Reaksi)
Start (Pemain Biru): Posisi duduk atau tiarap. Begitu peluit berbunyi, langsung bangkit dan lari sprint.
Zona 1 (5 Cone Merah): Lari menyilang ke setiap cone melalui ke cone berikutnya.
Zona 2 (3 Agility Stick): Lari slalom melewati stick dengan satu tangan menyentuh lantai saat berbelok.
Zona 3 (3 Mini Hurdle): High Knees. Lari angkat lutut setinggi mungkin melewati hurdle tanpa berhenti.
CATATAN PEMBAGIAN GRUP (RULE 3)
Format: 18 Pemain dibagi menjadi 3 jalur paralel (6 pemain per jalur).
Rotasi: Setelah mencapai Hurdle terakhir, pemain kembali ke Marker awal dengan jogging sangat lambat melalui sisi luar untuk mengatur napas.